Fajrul Islam

Masjid Fajrul Islam Pernah Dibongkar Zainuddin MZ 

Masjid Fajrul Islam Pernah Dibongkar Zainuddin MZ

Tribunnews.com/Iman Suryanto
Masjid Fajrul Islam yang terletak di Jalan Haji Aom, Gandaria, Jakarta Selatan ini pernah dibongkar oleh almarhum KH Zainuddin MZ karena salah letak kiblat.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iman Suryanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jenazah dai sejuta umat, KH Zainuddin MZ telah dimakamkan di Masjid Fajrul Islam yang terletak di Jalan Haji Aom, Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2011).

Almarhum meninggal Selasa (5/7/2011) pagi di Rumah Sakit Pusat Pertamina karena penyakit diabetes dan jantung yang dideritanya sejak lama.

Namun tahukah Anda, Masjid Fajrul Islam yang saat ini berdiri dengan megah dan mewah ini pernah dibongkar dan kemudian dibangun kembali oleh KH Zainuddin MZ.

Masjid pertama yang bernama sama dibangun secara mewah pada tahun 1990 diatas lahan bekas kebun pisang itu. Apa sebab sehingga masjid ini dibongkar?

Menurut warga setempat sekaligus pengurus masjid, Haji Jaya (50), Masjid yang sudah berdiri sejak tahun 1990 tersebut dibangun dan modelnya didesain oleh KH Zainuddin MZ itu.

Saat itu masjid sudah jadi dan berdiri dengan mewah dan sudah digunakan oleh para jemaah untuk melakukan ibadah sehari-hari.

Namun seiring berjalannya waktu terjadi kesalahan dalam menentukan arah kiblat saat shalat, yang pada akhirnya masjid tersebut dirobohkan dan kembali dibangun diatas tanah yang lebih luas yakni 400 meter persegi.

“Banyak yang salah soal kiblat lalu dibongkar oleh Pak Kyai, padahal masjid itu sudah bagus,” kata Haji Jaya saat ditemui di rumah duka, Selasa (5/7/2011) sore.

Setelah kembali dibangun dengan arah kiblat dan aturan sesuai dengan ajaran Islam, maka masjid tersebut sudah kembali berjalan seperti biasanya hingga pada tahun 2007 masjid tersebut kembali dipugar dan diubah desainnya menjadi sebuah masjid yang bagus hingga saat ini diatas tanahnya sendiri yang kemudian diwakafkan oleh almarhum KH Zainuddin MZ.

“Semua pembangunan masjid itu dibiayai Pak Kyai sendiri. Empat tahun yang lalu, Pak Kyai merenovasi masjid ini dan mengganti kubahnya menjadi lebih besar dan mewah. Lantainya juga ditinggikan menjadi dua lantai,” terangnya.

Dikala hari-hari biasa maupun saat bulan Ramadhan, Masjid Fajrul Islam selalu ramai dan menjadi salah satu tempat pembelajaran agama Islam bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat dari daerah lainnya.

“Biasanya Ramadhan maupun hari biasa remaja masjid selalu meramaikan masjid ini dengan beberapa kegiatan. Mudah-mudahan hal itu bisa tetap terus berlangsung meski kini Pak Kyai sudah tidak ada,” harapnya.

Dai Sejuta Umat Berpulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s